Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pasar Smartphone Global Diproyeksikan Menurun pada 2022, Ini Alasannya

Contoh smartphone. (Pixbay / Geralt)

Kelasmekanik.com – Trendforce telah menerbitkan sebuah studi tentang perkiraan beban smartphone untuk tahun 2022. Memprediksi bahwa pasar smartphone global sedang menurun.

Ada dua alasan utama: epidemi di China dan inflasi. TrendForce memprediksi produksi smartphone global akan mencapai 1,333 miliar unit tahun ini.

Jika terjadi krisis ekonomi, angka itu masih bisa ditekan. Trendfor memprediksi perang antara Rusia dan Ukraina akan memperburuk inflasi global.

Inflasi yang tinggi akan mengurangi pendapatan pribadi dan mengurangi anggaran untuk telepon seluler.

Menurut TrendForce, salah satu kejutan terbesar di pasar adalah penguncian di China. Ini merugikan ekonomi secara keseluruhan dan sangat sedikit orang yang membeli smartphone baru.

Contoh smartphone Opo.  (Op)
Contoh smartphone. (Op)

China akan mendapatkan diskon 13 persen di pasar smartphone Mengingat negara tirai bambu adalah penerima manfaat terbesar dunia, penurunan daya beli China telah memukul pasar dunia.

Tersebut GSMerena, Pada paruh kedua tahun 2022, pasar smartphone global akan menjadi tantangan.

India adalah pembuat ponsel terbesar kedua dengan pangsa pasar 13,1%. Amerika Serikat menempati urutan ketiga dengan 11 persen.

Secara keseluruhan, pangsa pasar smartphone China tetap menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Namun karena dampak wabah tersebut, pangsa pasarnya menurun dari 24,2 persen tahun lalu menjadi 21,1 persen tahun ini. Sementara total pengapalan turun dari 325 juta unit menjadi 283 juta unit tahun lalu. Diskon 12,9 persen tahunantulis Trendforce di situs resminya.

Permintaan untuk smartphone menurun karena kebijakan ketat “zero-covide” China memberi tekanan pada ekonomi. Dia memperkirakan bahwa inflasi dan epidemi di China sebagai akibat dari perang di Rusia akan menyebabkan masalah pada saluran distribusi dalam perekonomian, yang menyebabkan runtuhnya pasar smartphone global, kata Trendforce.