Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Oppo Indonesia memastikan perangkatnya aman

Cyber ​​Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat mewaspadai ponsel China dengan chip MediaTek. Menanggapi hal ini, Oppo telah mengkonfirmasi bahwa ponsel mereka aman.

Oppo Reno8. (Opo Indonesia)

Kelasmekanik.com – Public Relations Manager Oppo Indonesia Ario Medianto yang mewakili Oppo sebagai brand smartphone memastikan HP Oppo aman di tangan konsumen.

Hal ini dikeluarkan Oppo Indonesia menanggapi imbauan Polda Metro Jaya bahwa ponsel China dengan chip MediaTek memiliki celah keamanan terkait sistem pembayaran.

Ario mengatakan bahwa Oppo terus memberikan pembaruan perangkat lunak untuk peluncuran perangkat HP Oppo.

Kami akan terus merilis pembaruan perangkat lunak pada jadwal yang sama dengan Google. Jadi bisa dibilang updatenya rutin sebulan sekaliAryo yang dihubungi Suara.com, mengatakan di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Ario mengklaim bahwa Oppo telah bermitra dengan produsen chipset seperti Qualcomm dan MediaTek. Kolaborasi bukan hanya tentang perangkat keras, tetapi juga tentang perangkat lunak.

Bodi belakang Oppo A96.  (Opo Indonesia)
Bodi belakang Oppo A96. (Opo Indonesia)

Penjual memiliki kerjasama dengan produsen chipset. Bagi kami, bukan hanya soal hardware, chipset terus dibeli. Kami juga bekerja sama untuk perangkat lunak, misalnya pengembangan AI atau pembaruan keamanan lebih awaldia berkata.

Manajer Humas Oppo Indonesia mengatakan bahwa kerjasama ini dapat meluncurkan pembaruan perangkat lunak. Dia juga mengatakan bahwa masalah serupa telah muncul dan dapat diselesaikan hanya dalam dua hari.

Saat itu saya menemukan celah di Oppo Reno7. Tapi dua hari kemudian ketahuan,” dia berkata.

Ario juga mengakui bahwa pemeliharaan pembaruan perangkat lunak tergantung pada masing-masing vendor smartphone. Hal yang sama berlaku untuk kebijakan pembaruan perangkat lunak untuk setiap model HP.

Bagi kami, Find dan Reno menerima serangkaian pembaruan perangkat lunak selama empat tahun. Jika seri mendapatkan pembaruan perangkat lunak untuk tiga tahun ke depanDia menjelaskan.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya telah meminta pengguna ponsel China dengan chip MediaTek untuk waspada. Alasannya, kata mereka, karena perangkat tersebut memiliki lubang keamanan yang membuatnya rentan terhadap penipuan pembayaran. (Suara.com/Dicky Prastya).