Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab mobil overheat dan cara yang tepat untuk mengatasinya

autoilenia.com – Fenomena overheating adalah kondisi ketika mesin mobil berada pada suhu tinggi. Mobil ini tiba-tiba mati atau mogok. Penyebab panasnya mobil adalah saat pengemudi menempuh jarak yang jauh.

Perjalanan panjang tanpa istirahat ini ditengarai menjadi penyebab turunnya performa mesin. Sehingga membuat mesin menjadi panas. Namun, hal ini tetap bisa dihindari, lho!

Pemeliharaan berkala aktif Mesin mobil Bisa juga dilakukan karena menambah cara agar mesin tetap dalam kondisi baik. Bagi yang baru pertama kali mengalaminya mungkin akan bingung dan kaget. Nah, daripada tahu, simak penjelasannya di bawah ini.

Apa penyebab dan ciri-ciri mobil overheat?

Mesin mobil

Mobil sering kepanasan saat mesin mobil memanas. Apalagi saat melakukan perjalanan jauh tanpa istirahat. Seperti halnya manusia, mesin juga memiliki kemampuan untuk beristirahat agar dapat berolahraga secara optimal.

Berikut adalah beberapa fitur dari mobil yang terlalu panas

  1. Tenaga mesin mobil tiba-tiba terasa saat suhu mesin mencapai titik yang sangat panas
  2. Suhu pada pengukur menunjukkan suhu tinggi hingga mencapai garis merah
  3. AC tiba-tiba tidak berfungsi dengan baik
  4. Terjadinya penurunan performa mesin mobil
  5. Warna olinya coklat, karena tercampur air (dari radiator).

Penyebab mobil kepanasan dan Sarah menang

Mesin berpengalaman Terlalu panas Selain itu, tidak dapat dipisahkan dari penyebab yang terkait. Bagi yang baru pertama kali mengalami fenomena ini, diharapkan tetap tenang. Nah, berikut ini penyebab mobil overheat.

1. Penggunaan minyak berkualitas buruk

Walaupun oli ini merupakan hal yang sederhana, namun nyatanya komponen ini sangat besar pengaruhnya terhadap performa mesin mobil Anda. Oli berkualitas rendah tidak dapat mengurangi panas mesin yang berlebihan.

Jadi pastikan Anda membeli dan menggunakan oli yang tepat dan berkualitas. Periksa juga secara berkala untuk menghindari kebocoran oli.

Baca juga: Penyebab Kecelakaan Mobil dan Cara Mengatasinya

2. Radiator dan Penyumbatan Selang

Penyebab panas mobil Kedua hal ini sering terjadi. Artinya, kondisi pipa dan radiator. Atau bisa juga karena selang dan radiator tersumbat.

Jika hal ini terjadi, segera bawa mobil ke spesialis radiator untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Pada kasus yang parah, solusinya adalah mengganti radiator dengan yang baru.

3. Kecerobohan penggunaan air radiator cair

Ini mungkin terlihat sepele, tetapi akan sangat mempengaruhi mesin Anda nantinya. Banyak orang menggunakan air biasa atau sumur sebagai air radiator. Ini tentu tidak benar karena airnya mungkin kotor.

Karena itu, akan ada kandungan mineral, logam, dan elemen lain yang membuat cangkang radiator. Oleh karena itu, jika tidak ingin performa mesin menurun, sebaiknya gunakan cairan radiator khusus.

Namun, jika Anda pernah menggunakan cara ini sebelumnya, ada baiknya Anda membersihkan radiator terlebih dahulu sebelum menggantinya dengan cairan radiator khusus.

Sekarang setelah Anda mengetahui alasannya, Anda perlu mengatasinya dengan cara berikut;

1. Istirahatkan kendaraan Anda

Saat mobil memanas, cara yang paling benar adalah mengistirahatkan mesin. Matikan segera dan jangan paksa mesin bekerja dalam kondisi ini. Karena jika performa mesin terus meningkat, dapat menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

Setelah terasa dingin, segera buka penutup mesin agar suhu cepat stabil.

Baca juga: Penyebab Mobil Crash dan Cara Mengatasinya

2. Jangan membuka tutup radiator saat mesin panas

Penyebab mesin terlalu panas Ini membuat Anda sangat takut pada mesin dan dengan cepat membuka penutup radiator. Tapi tahukah Anda, sebenarnya cara ini tidak disarankan. Air radiator dipanaskan dan akan mengalir keluar saat penutup dibuka.

Hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa bukan?

3. Periksa air radiator secara teratur

Saat Anda membuka penutup radiator, pastikan mesin dalam keadaan stabil. Anda dapat memeriksa apakah ada cairan radiator di dalamnya. Ingat, meskipun mesin menjadi dingin setelah kepanasan, Anda tetap harus berhati-hati.

Buka penutup secara perlahan dan tunggu sampai suara udara yang keluar dari radiator berhenti.

4. Tambahkan air radiator sesuai jumlah

Jika Anda menemukan jumlah air yang berkurang setelah penyaringan. Segera tambahkan cairan perlahan. Ingat, gunakan hanya cairan radiator khusus, yaitu Coulant. Dalam keadaan darurat bisa menggunakan air biasa namun tetap perlu memperhatikan kebersihannya.

Nah, merawat mesin mobil itu sangat penting agar tetap berfungsi dengan baik. Ini terus-menerus mempengaruhi bagian lain dari mesin. Perawatan rutin oleh bengkel resmi diperlukan untuk menjaga performa mesin tetap optimal.

Bagaimana menurut anda? Semoga Penyebab panas mobil Dan bagaimana Anda menanganinya dengan benar akan membantu Anda memecahkan masalah. Ingatlah untuk tetap fokus dan tenang saat menghadapi fenomena ini. Semoga pembahasan ini bermanfaat bagi Anda.