Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manajemen Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja

 

manajemen k3lh


Manajemen Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    Dalam dunia kerja tidak lepas dari peran serta para pekerja atau karyawan sebagai lini penggerak usaha yang berjalan. Hal yang paling penting bagi asset utama sebuah usaha atau perusahaan adalah karyawan yang bekerja didalamnya.
Selanjutnya keselamatan dan kesehatan para pekerja itulah yang menjadi fokus utama agar usaha dapat berjalan dengan lancer dan sesempurna mungkin serta menghindari turn over atau perpisahan dengan para perja dengan waktu yang singkat.

    Setiap perusahaan atau tempat usaha memiliki strategi tersendiri dalam menjaga keselamat dan kesehatan para pekerjanya. Apapun sisten yang diterapkan dengan tujuan yang satu yaitu menjaga agar jalan usaha/kerja bisa berjalan dengan lancar sesuai target atau bahkan lebih tanpa ada pihak yang dirugikan atau dikalahkan. Untuk itulah disusun beberapa system keselamatan dan kesehatan kerja untuk mendukung agar tercapainya target tersebut.

    Berikut ini beberapa sistem sebagai contoh untuk menjalankan sistem keselamatan dan kesehatan kerja dalam sebuah ruang lingkup suatu perusahaan.

    Dalam hal ini kelasmekanik.com akan membagi dalam beberapa Lapis, silahkan bisa disimak dan bisa diambil semoga bermanfaat.

Lapis – 1

Manajemen dan Kepemimpinan

Dalam lapisan yang pertama ini diturunkan lagi kedalam beberapa lapisan pendukung, yaitu : 

    1a. Sistem dokumentasi

Lapisan ini terkait dengan operasional perusahaan serta pengelolaan dokumen secara rapi, teratur dan sistematis baik hard copy maupun soft copy 

Baca juga Create Simple Dashboard (membuat dashboard excel) cepat dan menarik

    1b. Visi, Misi, dan Kebijakan Keselamatan Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

Merupakan gambaran dari  Komitmen Top Management untuk menjalankan K3L secara utuh dan menyeluruh yang tertuang dalam visi, misi dan Kebijakan Dasar K3LH

    1c. Sasaran dan Tujuan Keselamatan Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

     Merupakan tuangan dari indicator atau parameter dan ukuran performa kinerja K3L yang harus dipenuhi dan dicapai dalam periode tertentu, adapun untuk besarannya tergantung dari riset atau bedasarkan dari penilaian kinerja sebelumnya

Lapis – 2

Sistem Pengendalian

    Dalam lapisan yang kedua ini yaotu sistem pengendalian terdapat lapisan pendukung yaitu Inspeksi dimana dalam hal ini adalah rutinitas melakukan inspeksi baik secara rutin harian, mingguan, bulanan, dsb dan juga adanya inspeksi yang tidak terencana atau biasa dikenal dengan Sidak atau inspeksi dadakan. Setelah itu makan akan muncul lapisanpendukung berikutnya yaitu Penilaian dan Evaluasi dimana tujuan akhirnya adalah untuk membuat penilaian secara periodic yang kemudian tertuang dalam analisa dan tindak lanjut perbaikannya.

Baca juga Cara Manual Handing yang Tepat


Lapis – 3

Pengendalian dan Pengembangan Manusia

Dalam lapisan ini terbagi lagi menjadi beberapa lapisan pendukung yaitu : 

    3a. Training Dan Kompetensi K3LH

    3b. Model perilaku K3LH

    3c. Komunikasi K3LH


Lapis – 4

Pengelolaan Kesehatan

    Dalam pengelolaan kesehatan ini ada lapisan pendukung Manajemen Kesehatan, Hegienis, dan faktor ergonomis yang mencakup pemantauan secara periodik dan tindak lanjut untuk kesehatan seluruh karyawan, seperti MCU, promosi sosialisasi masalah kesehatan, ataupun follow up Penyakit Akibat Kerja. Serta adanya pemantauan dan Pengukuran kondisi fisik lingkungan kerja secara periodic dengan tindak lanjut dan pengendaliannya.


Lapis – 5

Pengendalian Resiko dan Keadaan Emergency

    Dalam lapisan ini adalah sebagai upaya antisipasi dan pengendalian saat terjadi hal yang tidak diharapkan. Diantara lapisan pendukung adalah Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko, Manajemen Perubahan, Kesiapan dan Keadaan Darurat, dan Manajemen dan Pengendalian Keamanan.


Lapis – 6

Analisa Kecelakaan

    Pada lapisan analisa kecelakaan ini adalah sistematis pelaporan kecelakaan kemudian proses investigasi kecelakaan yang terjadi. Dimana lapisan ini meliputi tata cara pelaporan dan pencatatan insiden, melakukan investigasi yang terjadi serta melakukan analisa dan mengambil tindakan perbaikan sehingga insiden serupa tidak terulang kembali sampai dengan pencatatan statistik secara standar dan melihat trend yang ada baik jangka pendek maupun jangka panjang


    Demikian bebrapa lapisan dalam sistem managemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk bisa dievaluasi kembali dan bisa diterapkan untuk mewujudkan kondisi kerja yang aman dan sehat.