Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini 4 tips hemat bensin kantong anti kering.

Mesin bensin Toyota Avanza

JAKARTA – Cara berkendara pasti mempengaruhi tingkat efisiensi bahan bakar seperti bensin. Efek akhir pada emisi gas buang. Untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar terbaik dan emisi gas buang paling sedikit, Anda perlu mencoba menggunakan teknik eco driving.

Caranya adalah berkendara dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar berkendara yang aman. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk menghemat bahan bakar, berkendara lebih efisien dan mengurangi polusi yang disebabkan oleh mobil.

Ada beberapa teknik dasar mengemudi jadi mobil Penghemat bahan bakar. Kamis (1/2/2018) dilansir dari situs resmi Daihatsu, simak tekniknya berikut ini.

1. Perpindahan gigi

Jangan menunggu sampai mesin mengaum saat memindahkan mobil ke gigi tinggi. Idealnya, perpindahan gigi harus dilakukan sebelum 2000-3000 RPM.

2. Kecepatannya harus stabil

Cobalah untuk mempertahankan kecepatan yang konstan dan konstan. Biasanya pengemudi bisa menjaga putaran mesin di bawah 2.000 RPM untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar mobil yang lebih irit. Ingat juga ya, setiap mesin memiliki konsumsi bahan bakar yang berbeda-beda. Mesin 1.000 cc akan berbeda dengan mesin 3.000 cc pada kecepatan yang sama.

3. Mengemudi dengan mulus

Mengemudi berat menghabiskan bahan bakar. Jadi hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu. Berkendara perlahan meskipun Anda terjebak macet. Injak pedal gas dan rem secara perlahan. Hindari menginjak pedal gas dan rem dengan tergesa-gesa.

4. Saat naik turun

Anda harus menjaga kecepatan konstan dan putaran mesin tidak terlalu tinggi dalam kondisi jalan berbukit dan menurun. Cara ini untuk menjaga agar mesin tidak bekerja terlalu keras saat mendaki atau turun untuk menjaga performa.

Oleh karena itu, teknik berkendara yang baik dan benar membuat mobil irit bahan bakar. Yuk, mulai praktikkan teknik eco-driving!

Artikel ini dipublikasikan di okezone.com