Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mesin jarang dipakai, masih harus ganti healing sesuai rekomendasi, ini alasannya

Ilustrasi pengisian air radiator dengan sepeda motor.

Youtube – MOTOR Plus

Ilustrasi pengisian air radiator dengan sepeda motor.

Kelasmekanik.com – Kendaraan bermotor yang jarang digunakan tetap diwajibkan mengganti polisi sesuai anjuran, itulah sebabnya.

Air pendingin atau radiator direkomendasikan untuk setiap 12.000 mil persegi atau lebih selama satu tahun penggunaan.

Untuk sepeda motor yang jarang dipakai atau hanya dipakai di akhir pekan, ternyata radiator pendingin masih harus diganti mayoritas setiap tahun pemakaian.

Menurut Vincentius Yosafat Fransiscus selaku Marketing Coolant merek Vitesse, cooler tetap perlu diganti karena cooler merupakan bahan kimia yang dapat menurunkan kualitas walaupun mesin tidak digunakan.

Baca Juga: Ini Dua Penyebab Air Radiator Bisa Masuk Oli Mesin

“Jadi mau pakai poles jenis apapun, di motor apapun tetap disarankan ganti poles dalam waktu lama setahun sekali,” kata Vincent sapaan akrabnya.

“Karena seringkali zat aditif dalam penyembuhan akan berkurang kualitasnya, salah satunya adalah zat anti karatnya,” jelasnya.

Saat pendinginan dengan bahan anti korosi yang membusuk dipaksakan, tentu saja hal ini dapat membahayakan radiator.

“Jika dibiarkan bisa menyebabkan radiator berkarat dan lama kelamaan bisa menyebabkan radiator bocor,” ujarnya.

Baca Juga : Air Radiator Dikombinasikan Dengan Oli Mesin, Segera Lakukan Langkah Ini



Sumber Artikel: https://www.gridoto.com/read/223179429/motor-jarang-dipakai-tetap-harus-ganti-coolant-sesuai-anjuran-ini-alasannya